Senin, 24 Juli 2017

Melatih Kemandirian | DAY 6

Diposting oleh Rati Rahmawati di 23.53 0 komentar Link ke posting ini
Bismillaah..

Hari ke 6 dalam melatih kemandirian Ghaza kali ini masih tentang melatih Ghaza makan sendiri dan mencuci tangan dengan bantuan. Dan besok sy akan mulai fokus melatih Ghaza untuk membaca "basmallah" sebelum makan dan minum, juga melatih Ghaza untuk berjalan sendiri tanpa bantuan. Tentu saja hal ini bukan krn sy merasa berhasil dlm melatih Ghaza makan sendiri dan mencuci tangan, insya Allah hal tsb akan ttp sy lakukan bersama Ghaza.
Sy melihat Ghaza sekarang lebih suka makan sendiri dibanding disuapi. Jd sy berusaha untuk lebih percaya kepada Ghaza bahwa dia bisa. Meskipun kdg tdk tega melihat Ghaza yg menyuap makanan ke mulutnya tp lebih banyak yg tumpah dan harus banyak bersabar krn aktivitas itu cukup memakan waktu lama.
Bukan hanya itu, sabar juga dibutuhkan dalam membantu Ghaza mencuci tangan, hal yang mudah di awal-awal tantangan ini menjadi semakin berat krn Ghaza semakin suka main air hehe Jadi sy berusaha untuk mencari ide membujuk Ghaza menyudahi cuci tangannya tanpa harus membohonginya. Saya Percaya seperti halnya orang dewasa, anak kecil pun tak ingin dibohongi. Dan bukankah sebagai orang tua kita harus memberikan teladan ? ^^
Alhamdulillah.. Semuanya jd terasa ringan jika disyukuri. Sy merasa menjadi semakin dekat dgn Ghaza mungkin krn sy menikmati proses mencari ide buat aktivitas melatih kemandiriaan Ghaza ini dan juga krn waktu makannya yg lama, sy lebih banyak bercerita dan memberikan pujian pada Ghaza. Ghaza jg menjadi lebih peercaya diri dan senang makannya. Bahkan meski Ghaza sdh selesai makan, kalau dia melihat sy makan Ghaza akan minta makan lagi sambil berkata,"mam mam" ^^

Ini Ghaza saat makan siang dan camilan Ubi goreng.. Terlihat kan serius dan senangnya Ghaza 😊 Umma percaya pada Ghaza nak, ayo kita kerjasama buat Tantangan² selanjutnya nak 😘



Palu, 24 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi




#Rahmawati
#Day6
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst





Minggu, 23 Juli 2017

Melatih Kemandirian | DAY 5

Diposting oleh Rati Rahmawati di 23.04 0 komentar Link ke posting ini
Bismillaah..
Hari ke 5 di #Tantangan10Hari hari kali ini dilakukan di luar rumah. Hari ini kami bersafar keluar kota untuk menghadiri walimahan kenalan suami dan melayat ke rumah duka kenalan kami.

Selama dalam perjalanan ada saat dimana Ghaza makan sendiri dan sy suapi. Kali ini sy menemukan perbedaan antara keduanya, sepertinya seminggu lebih latihan makan sendiri ini membuat Ghaza lebih suka makan sendiri dibanding di suapi. Tadi saat sy suapi dgn berharap bs cepat dan kami bs segera melanjutkan perjalanan, Ghaza lebih banyak menolak dgn GTM dan menggeleng-geleng. Awalnya sy pikir karena Ghaza masih kenyang. Saat singgah makan sebelum pulang, awalnya saya coba suapi, Ghaza menggeleng, lalu sy coba beri Ghaza sendok dan alhamdulillah Ghaza mau makan.


Alhamdulillah 'ala kulli haal.
Sepertinya Ghaza mulai terbiasa dengan rutinitas makan sendirinya. Meskipun ditengah-tengah makannya selalu saya suapi sesekali, namun sy mulai menyadari hari ini bahwa Ghaza senang makan sendiri ^^
Oia, ini krn lg safar dan jarang pegang Handphone, jd adegan makan kali ini tdk sempat diabadikan hehe maafkan 🙏🙏🙏



Palu, 23 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi



#Rahmawati
#Day5
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst




Sabtu, 22 Juli 2017

Melatih Kemandirian | DAY 4

Diposting oleh Rati Rahmawati di 23.50 0 komentar Link ke posting ini
Bismillaah..
Hari ke 4 #Tantangan10Hari dalam melatih kemandirian kali ini rasanya masih susah susah gampang. Sy paham bahwa tdk akan instan dalam melatih Ghaza mau duduk tenang mengingat usianya saat ini yang masih 14bulan. Tapi sy berusaha sebisa mungkin untuk membuat Ghaza diam d tempat saat makan.

Untuk menyiasati agar Ghaza diam ditempat saat makan, kali ini saya mendudukkannya di kereta duduknya dan mengunci roda keretanya. Alhamdulillah Ghaza tdk bosan krn sambil sy temani makan dan bercerita sambil sesekali memberi pujian dan bertepuk tangan saat Ghaza berhasil menyuap makanan ke mulutnya. Untuk latihan mencuci tangannya, Ghaza suka mencuci tangan tapi lebih suka main air. Jadi kalau cuci tangan suka lama dan banyak ekstranya hehe

Alhamdulillah.. Sy sangat bersyukur dengan tantangan² yang diberikan di kelas Bunda Sayang ini. Krn "memaksa" sy menemukan ide dan berkreasi sebisa mungkin dalam mendidik Ghaza. Saya berharap akan lebih banyak lagi ibu² yang mau dan siap belajar bersama IIP.


Palu, 22 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi 






#Rahmawati
#Day4
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

#ForThingsToChangeIMustChangeFirst

Jumat, 21 Juli 2017

Melatih Kemandirian | DAY 3

Diposting oleh Rati Rahmawati di 21.42 0 komentar Link ke posting ini
Bismillaah..
Setoran ke 3 untuk #Tantangan10Hari nelatih kemandirian anak. Sebenarnya ini bukan hari ke 3 bagi saya dan Ghaza karena meskipun beberapa hari kemarin saya tidak sempat untuk mengetik dan setoran tapi Alhamdulillah saya bisa konsisten melatih Ghaza dalam makan dan cuci tangan dengan bantuan.

Banyak tantangan dalam melatih kemandirian anak kali ini, yaah jelas saja karena namanya juga tantangan yah hehe. Lagi-lagi saya masih harus berlapang dada untuk menambah pekerjaan rumah karena melatih Ghaza makan sendiri berarti merapikan makanan dan minuman yang berserakan, memandikan Ghaza setelahnya dan lain lain yang bertentangan dengan efektifitas waktu bagi IRT hehe. Setiap harinya saya mencari cara agar bisa meminimalisir hal-hal tersebut.
Sekarang Ghaza sudah mulai mau diam makan di tempat, karena saya berusaha untuk melakukan hal baru bagi Ghaza sambil menemaninya makan. Pernah saya menemaninya makan sambil membuat sayur, dan Ghaza ikut menyuapi sayur sambil makan ^^ Atau menyediakan beberapa jenis sendok dan Ghaza makan sambil menukar-nukar sendoknya. Saya mencari cara agar setidaknya makanan yang ditumpahkan Ghaza tidak berceceran ke mana-mana.

Alhamdulillah ‘ala kulli haal…
Saya percaya bahwa “Akan selalu ada jalan bagi hati yang berkemauan” (Anonim). Meskipun saya tidak berharap di usia yang sekarang Ghaza bisa makan sendiri tanpa bantuan, tapi saya percaya melatihnya makan sendiri sejak dini akan melatih kemandiriannya pula. Apa yang kita upayakan tidak akan pernah sia-sia Ghaza nak, jadi anak yang mandiri ya nak. Umma sayang Ghaza :*




Palu, 21 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi

#Rahmawati
#Day3
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst





Minggu, 16 Juli 2017

Bersama Tamyiz, Romadhon Karim

Diposting oleh Rati Rahmawati di 23.54 0 komentar Link ke posting ini


Besok anak² mulai kembali masuk sekolah yaa.. Alhamdulillah besok sy juga kembali masuk kelas..
Kelas Tamyiz #9Y 😍😍😍 Belajar tamyiz, belajar cara menerjemahkan ayat Al-Qur'an kata per kata. Awalnya sy berniat mengikuti kelas ini krn merasa sama sekali kurang ilmu sbg seorang Madrasah Utama bagi Ghaza. Apa yg akan sy berikan kpd Ghaza kalau sy sendiri tdk punya apa²? Begitu pikirku, yg selalu menguatkan untuk ttp bertahan di kelas dgn cobaan² dlm belajar.

Ini online dan gratis loh, jd cocok sekali buat siapa sj yg ingin belajar. Level 1nya di isi dgn materi diawal, menghafal kosakata melalui lagu dan mulai belajar menerjemahkan diakhir hingga ujian.
Alhamdulillah skrg sy sdh masuk level 2 dan semakin menantang, krn setiap hari harus menerjemahkan 1 ayat dan mengingat kosakata² baru.

Hampir 2 bulan libur Tamyiz ini, tapi tdk bagi yg mengikuti kelas Romadhon selama bbrapa minggu. Termasuk saya, dan ini sertifikatnya 😍
Lumayan juga tantangan selama kelas Romadhon kemarin.. Tapi dgn begitu lebih banyak kosakata dan pejaran baru.. Nilai ini jangan dikira tinggi yah, krn di kelas sy hampir semua nilainya 100. Sy sj yang banyak lemahnya hehe

Mohon doanya, smg ilmu ini berkah, bermanfaat dan menjadi penolong di hari nanti..

Melatih Kemandirian | DAY 2

Diposting oleh Rati Rahmawati di 23.44 0 komentar Link ke posting ini



Bismillaah..
Hari ke 2 #Tantangan10Hari melatih kemandirian Ghaza, masih dalam tahap belajar makan sendiri dan mencuci tangan dengan bantuan. Entah kenapa hari ini rasanya lebih berat dari latihan Ghaza kemarin. Ghaza lebih aktif terutama saat makan, mulai dari lantai dan kakinya yang disuapi, selalu merangkak pergi meninggalkan makanannya, dan melempar gelas kakak sepupunya sampai-sampai Umma harus mengepel lantai dapur :D haha

Tuh kan, salah satu hal yang sy khawatirkan terjadi hari ini, yaitu menambah pekerjaan. Tetapi itu tidak menjadi masalah karena masih bisa diatasi, yang harus sy cari solusinya adalah bagaimana caranya agar Ghaza bisa makan lebih lahap. Karena kalau makan sendiri, Ghaza banyak mainnya dan sedikit makannya. Saya suka gemes sendiri sambil masih curi-curi kesempatan untuk menyuapi Ghaza dan membujuknya dengan segala cara. Salah satunya seperti foto di atas hehe

Mencuci tangan kali ini pun rasanya lebih berat dari hari pertama kemarin. Tadi Ghaza maunya main sabun bahkan sempat mengoleskan sabun ke pipinya. Waduh, Alhamdulillah tidak sampai kena mata. Huhuhu pelajaran buat saya agar lebih berhati-hati lagi dan lagi.

Alhamdulillah ‘ala kulli haal..
Meskipun rasanya lebih berat dari kemarin, tetap saja terasa ringan setelah dijalani dan dikenang kembali seperti ini. Sy masih harus banyak bersabar dan belajar, toh ini masih hari ke 2. Belum ada apa-apanya dengan waktu-waktu yang akan kami habiskan bersama kedepannya insya Allah ^^


Palu, 16 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi






#Rahmawati
#Day2
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst


Melatih Kemandirian | DAY 1

Diposting oleh Rati Rahmawati di 00.00 0 komentar Link ke posting ini



Bismillaah..
Yang dinanti-nantikanpun tiba, yup #Tantangan10Hari ini sangat saya rindukan setelah liburan lebaran berakhir. Kali ini ilmu yang harus diamalkan adalah tentang melatih kemandirian pada anak. Setelah materi disampaikan di grup, saya langsung berazzam untuk melatih Ghaza makan sendiri. Yaaah, sebenarnya menurut yang saya baca bahwa melatih anak makan sendiri sudah bisa mulai dibiasakan saat anak mulai MPASI, tapi sayangnya sy jarang prakteknya :D

Alasannya banyak bunda, sekali lagi, ini hanya alasan hehe :D Klo Ghaza makan sendiri : Bajunya belepotan, makanannya berserakan, tangan sampai kepala jadi bau, harus mandi setelahnya, lebih banyak mainnya, memakan waktu yang lama, kerjaan rumah bertambah, dll, dll. Alasan ibu-ibu sekali yah :D

Saya sama sekali tak ingin anak menjadi manja, krn sy paham bahwa sy dan suami tidak akan selamanya bersama anak-anak. Untuk hal-hal lain, saya sudah berusaha melatih kemandirian Ghaza sejak dini. 13 bulan ini, Ghaza sudah bisa main sendiri tanpa ditemani meskipun kadang sama sekali tidak mau lepas dari saya tapi wajar bagi anak seusianya yang masih sangat bergantung pada ASI. Ghaza sudah bisa minum sendiri, letakkan saja gelas minumnya di tempat yang bisa dijangkaunya, saat haus maka Ghaza akan mengambil gelasnya, membuka tutupnya, lalu minum sendiri. Setiap melakukan sesuatu yang dianggapnya (sy anggap) kotor, Ghaza akan langsung membersihkan tangannya dgn cara (yg sy ajarkan) menepuk-nepuk kedua tangannya tanpa diminta. Meskipun begitu, tetap saja ada hal-hal yang belum saya latih akibat kurangnya sy sbg ibu. Maka list kemandirian yang akan saya latih : 1) Makan sendiri, 2) Mencuci tangan dengan bantuan, 3) Mengucap “Bismillaah” sebelum makan dan minum, 4) Berjalan beberapa langkah tanpa bantuan

Mulai hari ini sampai seminggu ke depan, saya akan mulai dengan melatih Ghaza makan sendiri dan mencuci tangan dengan bantuan. Dan alhamdulillah Ghaza mau makan sendiri, tentu saja dengan drama mulai dari kepala yang bau sup sampai kaki yang masuk ke dalam piring. Ruaar biasa, Alhamdulillah anak aktif Umma :* Untuk mencuci tangan dengan bantuan, Ghaza sudah mulai bisa mengikuti arahan-arahan sy dalam mencuci tangan, mungkin krn sudah sering mengelap tangan sendiri saat main yang kotor-kotor. Selain itu juga karena saya berusaha untuk terus sounding ke Ghaza, terutama saat menonton kartun yang ada adegan cuci tangannya sambil mengikuti gerakan cuci tangan.

Alhamdulillaah ‘ala kulli haal..
Ternyata “berani kotor itu baik” bisa jd mantra ajaib untuk menghapus kekhawatiran ibu-ibu banyak alasan seperti saya. Umma masih belajar Ghaza nak, Maafkan segala kekurangan Umma yaa nak.. Semoga Umma bisa amanah dan dapat mempertanggungjawabkan kewajiban Umma sbg Madrasah Utamamu nak..
Alhamdulillaah.. Senang dan penuh syukur bisa menjadi bagian dari IIP, rumah bagi para ibu pembelajar.. Teriring doa bagi para Fasil hingga founder yang sepenuh hati membina kami :* :* :*


Palu, 15 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi


#Rahmawati
#Day1
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst

Melatih Kemandirian | DAY 6

Bismillaah..

Hari ke 6 dalam melatih kemandirian Ghaza kali ini masih tentang melatih Ghaza makan sendiri dan mencuci tangan dengan bantuan. Dan besok sy akan mulai fokus melatih Ghaza untuk membaca "basmallah" sebelum makan dan minum, juga melatih Ghaza untuk berjalan sendiri tanpa bantuan. Tentu saja hal ini bukan krn sy merasa berhasil dlm melatih Ghaza makan sendiri dan mencuci tangan, insya Allah hal tsb akan ttp sy lakukan bersama Ghaza.
Sy melihat Ghaza sekarang lebih suka makan sendiri dibanding disuapi. Jd sy berusaha untuk lebih percaya kepada Ghaza bahwa dia bisa. Meskipun kdg tdk tega melihat Ghaza yg menyuap makanan ke mulutnya tp lebih banyak yg tumpah dan harus banyak bersabar krn aktivitas itu cukup memakan waktu lama.
Bukan hanya itu, sabar juga dibutuhkan dalam membantu Ghaza mencuci tangan, hal yang mudah di awal-awal tantangan ini menjadi semakin berat krn Ghaza semakin suka main air hehe Jadi sy berusaha untuk mencari ide membujuk Ghaza menyudahi cuci tangannya tanpa harus membohonginya. Saya Percaya seperti halnya orang dewasa, anak kecil pun tak ingin dibohongi. Dan bukankah sebagai orang tua kita harus memberikan teladan ? ^^
Alhamdulillah.. Semuanya jd terasa ringan jika disyukuri. Sy merasa menjadi semakin dekat dgn Ghaza mungkin krn sy menikmati proses mencari ide buat aktivitas melatih kemandiriaan Ghaza ini dan juga krn waktu makannya yg lama, sy lebih banyak bercerita dan memberikan pujian pada Ghaza. Ghaza jg menjadi lebih peercaya diri dan senang makannya. Bahkan meski Ghaza sdh selesai makan, kalau dia melihat sy makan Ghaza akan minta makan lagi sambil berkata,"mam mam" ^^

Ini Ghaza saat makan siang dan camilan Ubi goreng.. Terlihat kan serius dan senangnya Ghaza 😊 Umma percaya pada Ghaza nak, ayo kita kerjasama buat Tantangan² selanjutnya nak 😘



Palu, 24 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi




#Rahmawati
#Day6
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst





Melatih Kemandirian | DAY 5

Bismillaah..
Hari ke 5 di #Tantangan10Hari hari kali ini dilakukan di luar rumah. Hari ini kami bersafar keluar kota untuk menghadiri walimahan kenalan suami dan melayat ke rumah duka kenalan kami.

Selama dalam perjalanan ada saat dimana Ghaza makan sendiri dan sy suapi. Kali ini sy menemukan perbedaan antara keduanya, sepertinya seminggu lebih latihan makan sendiri ini membuat Ghaza lebih suka makan sendiri dibanding di suapi. Tadi saat sy suapi dgn berharap bs cepat dan kami bs segera melanjutkan perjalanan, Ghaza lebih banyak menolak dgn GTM dan menggeleng-geleng. Awalnya sy pikir karena Ghaza masih kenyang. Saat singgah makan sebelum pulang, awalnya saya coba suapi, Ghaza menggeleng, lalu sy coba beri Ghaza sendok dan alhamdulillah Ghaza mau makan.


Alhamdulillah 'ala kulli haal.
Sepertinya Ghaza mulai terbiasa dengan rutinitas makan sendirinya. Meskipun ditengah-tengah makannya selalu saya suapi sesekali, namun sy mulai menyadari hari ini bahwa Ghaza senang makan sendiri ^^
Oia, ini krn lg safar dan jarang pegang Handphone, jd adegan makan kali ini tdk sempat diabadikan hehe maafkan 🙏🙏🙏



Palu, 23 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi



#Rahmawati
#Day5
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst




Melatih Kemandirian | DAY 4

Bismillaah..
Hari ke 4 #Tantangan10Hari dalam melatih kemandirian kali ini rasanya masih susah susah gampang. Sy paham bahwa tdk akan instan dalam melatih Ghaza mau duduk tenang mengingat usianya saat ini yang masih 14bulan. Tapi sy berusaha sebisa mungkin untuk membuat Ghaza diam d tempat saat makan.

Untuk menyiasati agar Ghaza diam ditempat saat makan, kali ini saya mendudukkannya di kereta duduknya dan mengunci roda keretanya. Alhamdulillah Ghaza tdk bosan krn sambil sy temani makan dan bercerita sambil sesekali memberi pujian dan bertepuk tangan saat Ghaza berhasil menyuap makanan ke mulutnya. Untuk latihan mencuci tangannya, Ghaza suka mencuci tangan tapi lebih suka main air. Jadi kalau cuci tangan suka lama dan banyak ekstranya hehe

Alhamdulillah.. Sy sangat bersyukur dengan tantangan² yang diberikan di kelas Bunda Sayang ini. Krn "memaksa" sy menemukan ide dan berkreasi sebisa mungkin dalam mendidik Ghaza. Saya berharap akan lebih banyak lagi ibu² yang mau dan siap belajar bersama IIP.


Palu, 22 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi 






#Rahmawati
#Day4
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

#ForThingsToChangeIMustChangeFirst

Melatih Kemandirian | DAY 3

Bismillaah..
Setoran ke 3 untuk #Tantangan10Hari nelatih kemandirian anak. Sebenarnya ini bukan hari ke 3 bagi saya dan Ghaza karena meskipun beberapa hari kemarin saya tidak sempat untuk mengetik dan setoran tapi Alhamdulillah saya bisa konsisten melatih Ghaza dalam makan dan cuci tangan dengan bantuan.

Banyak tantangan dalam melatih kemandirian anak kali ini, yaah jelas saja karena namanya juga tantangan yah hehe. Lagi-lagi saya masih harus berlapang dada untuk menambah pekerjaan rumah karena melatih Ghaza makan sendiri berarti merapikan makanan dan minuman yang berserakan, memandikan Ghaza setelahnya dan lain lain yang bertentangan dengan efektifitas waktu bagi IRT hehe. Setiap harinya saya mencari cara agar bisa meminimalisir hal-hal tersebut.
Sekarang Ghaza sudah mulai mau diam makan di tempat, karena saya berusaha untuk melakukan hal baru bagi Ghaza sambil menemaninya makan. Pernah saya menemaninya makan sambil membuat sayur, dan Ghaza ikut menyuapi sayur sambil makan ^^ Atau menyediakan beberapa jenis sendok dan Ghaza makan sambil menukar-nukar sendoknya. Saya mencari cara agar setidaknya makanan yang ditumpahkan Ghaza tidak berceceran ke mana-mana.

Alhamdulillah ‘ala kulli haal…
Saya percaya bahwa “Akan selalu ada jalan bagi hati yang berkemauan” (Anonim). Meskipun saya tidak berharap di usia yang sekarang Ghaza bisa makan sendiri tanpa bantuan, tapi saya percaya melatihnya makan sendiri sejak dini akan melatih kemandiriannya pula. Apa yang kita upayakan tidak akan pernah sia-sia Ghaza nak, jadi anak yang mandiri ya nak. Umma sayang Ghaza :*




Palu, 21 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi

#Rahmawati
#Day3
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst





Bersama Tamyiz, Romadhon Karim



Besok anak² mulai kembali masuk sekolah yaa.. Alhamdulillah besok sy juga kembali masuk kelas..
Kelas Tamyiz #9Y 😍😍😍 Belajar tamyiz, belajar cara menerjemahkan ayat Al-Qur'an kata per kata. Awalnya sy berniat mengikuti kelas ini krn merasa sama sekali kurang ilmu sbg seorang Madrasah Utama bagi Ghaza. Apa yg akan sy berikan kpd Ghaza kalau sy sendiri tdk punya apa²? Begitu pikirku, yg selalu menguatkan untuk ttp bertahan di kelas dgn cobaan² dlm belajar.

Ini online dan gratis loh, jd cocok sekali buat siapa sj yg ingin belajar. Level 1nya di isi dgn materi diawal, menghafal kosakata melalui lagu dan mulai belajar menerjemahkan diakhir hingga ujian.
Alhamdulillah skrg sy sdh masuk level 2 dan semakin menantang, krn setiap hari harus menerjemahkan 1 ayat dan mengingat kosakata² baru.

Hampir 2 bulan libur Tamyiz ini, tapi tdk bagi yg mengikuti kelas Romadhon selama bbrapa minggu. Termasuk saya, dan ini sertifikatnya 😍
Lumayan juga tantangan selama kelas Romadhon kemarin.. Tapi dgn begitu lebih banyak kosakata dan pejaran baru.. Nilai ini jangan dikira tinggi yah, krn di kelas sy hampir semua nilainya 100. Sy sj yang banyak lemahnya hehe

Mohon doanya, smg ilmu ini berkah, bermanfaat dan menjadi penolong di hari nanti..

Melatih Kemandirian | DAY 2




Bismillaah..
Hari ke 2 #Tantangan10Hari melatih kemandirian Ghaza, masih dalam tahap belajar makan sendiri dan mencuci tangan dengan bantuan. Entah kenapa hari ini rasanya lebih berat dari latihan Ghaza kemarin. Ghaza lebih aktif terutama saat makan, mulai dari lantai dan kakinya yang disuapi, selalu merangkak pergi meninggalkan makanannya, dan melempar gelas kakak sepupunya sampai-sampai Umma harus mengepel lantai dapur :D haha

Tuh kan, salah satu hal yang sy khawatirkan terjadi hari ini, yaitu menambah pekerjaan. Tetapi itu tidak menjadi masalah karena masih bisa diatasi, yang harus sy cari solusinya adalah bagaimana caranya agar Ghaza bisa makan lebih lahap. Karena kalau makan sendiri, Ghaza banyak mainnya dan sedikit makannya. Saya suka gemes sendiri sambil masih curi-curi kesempatan untuk menyuapi Ghaza dan membujuknya dengan segala cara. Salah satunya seperti foto di atas hehe

Mencuci tangan kali ini pun rasanya lebih berat dari hari pertama kemarin. Tadi Ghaza maunya main sabun bahkan sempat mengoleskan sabun ke pipinya. Waduh, Alhamdulillah tidak sampai kena mata. Huhuhu pelajaran buat saya agar lebih berhati-hati lagi dan lagi.

Alhamdulillah ‘ala kulli haal..
Meskipun rasanya lebih berat dari kemarin, tetap saja terasa ringan setelah dijalani dan dikenang kembali seperti ini. Sy masih harus banyak bersabar dan belajar, toh ini masih hari ke 2. Belum ada apa-apanya dengan waktu-waktu yang akan kami habiskan bersama kedepannya insya Allah ^^


Palu, 16 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi






#Rahmawati
#Day2
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst


Melatih Kemandirian | DAY 1




Bismillaah..
Yang dinanti-nantikanpun tiba, yup #Tantangan10Hari ini sangat saya rindukan setelah liburan lebaran berakhir. Kali ini ilmu yang harus diamalkan adalah tentang melatih kemandirian pada anak. Setelah materi disampaikan di grup, saya langsung berazzam untuk melatih Ghaza makan sendiri. Yaaah, sebenarnya menurut yang saya baca bahwa melatih anak makan sendiri sudah bisa mulai dibiasakan saat anak mulai MPASI, tapi sayangnya sy jarang prakteknya :D

Alasannya banyak bunda, sekali lagi, ini hanya alasan hehe :D Klo Ghaza makan sendiri : Bajunya belepotan, makanannya berserakan, tangan sampai kepala jadi bau, harus mandi setelahnya, lebih banyak mainnya, memakan waktu yang lama, kerjaan rumah bertambah, dll, dll. Alasan ibu-ibu sekali yah :D

Saya sama sekali tak ingin anak menjadi manja, krn sy paham bahwa sy dan suami tidak akan selamanya bersama anak-anak. Untuk hal-hal lain, saya sudah berusaha melatih kemandirian Ghaza sejak dini. 13 bulan ini, Ghaza sudah bisa main sendiri tanpa ditemani meskipun kadang sama sekali tidak mau lepas dari saya tapi wajar bagi anak seusianya yang masih sangat bergantung pada ASI. Ghaza sudah bisa minum sendiri, letakkan saja gelas minumnya di tempat yang bisa dijangkaunya, saat haus maka Ghaza akan mengambil gelasnya, membuka tutupnya, lalu minum sendiri. Setiap melakukan sesuatu yang dianggapnya (sy anggap) kotor, Ghaza akan langsung membersihkan tangannya dgn cara (yg sy ajarkan) menepuk-nepuk kedua tangannya tanpa diminta. Meskipun begitu, tetap saja ada hal-hal yang belum saya latih akibat kurangnya sy sbg ibu. Maka list kemandirian yang akan saya latih : 1) Makan sendiri, 2) Mencuci tangan dengan bantuan, 3) Mengucap “Bismillaah” sebelum makan dan minum, 4) Berjalan beberapa langkah tanpa bantuan

Mulai hari ini sampai seminggu ke depan, saya akan mulai dengan melatih Ghaza makan sendiri dan mencuci tangan dengan bantuan. Dan alhamdulillah Ghaza mau makan sendiri, tentu saja dengan drama mulai dari kepala yang bau sup sampai kaki yang masuk ke dalam piring. Ruaar biasa, Alhamdulillah anak aktif Umma :* Untuk mencuci tangan dengan bantuan, Ghaza sudah mulai bisa mengikuti arahan-arahan sy dalam mencuci tangan, mungkin krn sudah sering mengelap tangan sendiri saat main yang kotor-kotor. Selain itu juga karena saya berusaha untuk terus sounding ke Ghaza, terutama saat menonton kartun yang ada adegan cuci tangannya sambil mengikuti gerakan cuci tangan.

Alhamdulillaah ‘ala kulli haal..
Ternyata “berani kotor itu baik” bisa jd mantra ajaib untuk menghapus kekhawatiran ibu-ibu banyak alasan seperti saya. Umma masih belajar Ghaza nak, Maafkan segala kekurangan Umma yaa nak.. Semoga Umma bisa amanah dan dapat mempertanggungjawabkan kewajiban Umma sbg Madrasah Utamamu nak..
Alhamdulillaah.. Senang dan penuh syukur bisa menjadi bagian dari IIP, rumah bagi para ibu pembelajar.. Teriring doa bagi para Fasil hingga founder yang sepenuh hati membina kami :* :* :*


Palu, 15 Juli 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi


#Rahmawati
#Day1
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst
 

Sang Rabitha Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei