Sabtu, 29 Desember 2012

???

Diposting oleh Rati Rahmawati di 17.21 0 komentar Link ke posting ini
Salah memang saya..
Saya tahu..
Tapi bagaimana biar bisa keluar dari zona nyaman yang salah ini ???
Azzam..
Iyah, saya tahu, mungkin itu jawabannya.
Tapi lagi-lagi bagaimana biar saya bisa punya azzam, tekad yang kuat ??
Apa memang saya tidak punya semua hal yang saya butuhkan untuk bergerak maju ?

Kadang saya berpikir, karena salahnya di saya, jadi musuhku yang sebenarnya adalah diriku sendiri.
Tapi bagaimana saya bisa melawan diriku sendiri ????????

Minggu, 16 Desember 2012

Mengeluhkan Keluhan

Diposting oleh Rati Rahmawati di 00.49 0 komentar Link ke posting ini


Mungkin memang saya orang yang selalu mengeluh tanpa saya sadari. Untuk itu tolong ingatkan saya. Karena saya benar-benar tidak suka dengan orang yang sering mengeluh.

Setiap hari, keluhan.
Setiap ketemu, mengeluh.
Bergerak sedikit, mengeluh.
Berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain, mengeluh.
Mengeluuuuuuuuuuuuuuuh teruuuus.

Akhirnya, klo ketemu orang kayak begini, bawaannya dahi selalu berkerut. Paling parah malah klo ikut terbawa sampai ke hati. Entah jadi uring-uringan, jadi tertular ikut-ikutan mengeluh, atau penuh sesak karena dijadikan tempat pembuangan keluhan. Klo sudah kayak begini, rasanya ingin teriak,"aaaaaaarrrrrrggggghhhhh HENTIKAAAAAAN!!!”



Bukankah hidup harus disyukuri ??
Kan ada yang namanya sabar.
Susah memang, susah. Tidak semudah mengatakan,”sabaar,sabaaar.”
Tapi pasti ada, yakin saja, dan cobalah temukan.
“Tidak ada yang mustahil bagi hati yang berkemauan.” Kan ?

Coba deh, sering-sering baca QS. Al-baqarah : 286,”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
See??
Karena kita sanggup, makanya kita yang dapat ujian seperti a, b, c, dll.
Kita pasti bisa!! Yakin saja, kan Allah ada bersama kita.
Jadi, daripada ngeluh dan masiih juga ngerjain yang dikeluhkan (RUGI), mending memilih sabar yah. Klopun belum sampai ke titik sabarnya, setidaknya kita mencoba dan tidak membuat orang lain sebagai tempat pembuangan keluhan kita.

Oh ya, di ayat terakhir QS. Al-baqarah itu juga ada doa loh.
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.  Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidakk sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”
Aamiin ^^

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang senantiasa ikhlas bersabar dan bersyukur :)
aamiin

???

Salah memang saya..
Saya tahu..
Tapi bagaimana biar bisa keluar dari zona nyaman yang salah ini ???
Azzam..
Iyah, saya tahu, mungkin itu jawabannya.
Tapi lagi-lagi bagaimana biar saya bisa punya azzam, tekad yang kuat ??
Apa memang saya tidak punya semua hal yang saya butuhkan untuk bergerak maju ?

Kadang saya berpikir, karena salahnya di saya, jadi musuhku yang sebenarnya adalah diriku sendiri.
Tapi bagaimana saya bisa melawan diriku sendiri ????????

Mengeluhkan Keluhan



Mungkin memang saya orang yang selalu mengeluh tanpa saya sadari. Untuk itu tolong ingatkan saya. Karena saya benar-benar tidak suka dengan orang yang sering mengeluh.

Setiap hari, keluhan.
Setiap ketemu, mengeluh.
Bergerak sedikit, mengeluh.
Berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain, mengeluh.
Mengeluuuuuuuuuuuuuuuh teruuuus.

Akhirnya, klo ketemu orang kayak begini, bawaannya dahi selalu berkerut. Paling parah malah klo ikut terbawa sampai ke hati. Entah jadi uring-uringan, jadi tertular ikut-ikutan mengeluh, atau penuh sesak karena dijadikan tempat pembuangan keluhan. Klo sudah kayak begini, rasanya ingin teriak,"aaaaaaarrrrrrggggghhhhh HENTIKAAAAAAN!!!”



Bukankah hidup harus disyukuri ??
Kan ada yang namanya sabar.
Susah memang, susah. Tidak semudah mengatakan,”sabaar,sabaaar.”
Tapi pasti ada, yakin saja, dan cobalah temukan.
“Tidak ada yang mustahil bagi hati yang berkemauan.” Kan ?

Coba deh, sering-sering baca QS. Al-baqarah : 286,”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
See??
Karena kita sanggup, makanya kita yang dapat ujian seperti a, b, c, dll.
Kita pasti bisa!! Yakin saja, kan Allah ada bersama kita.
Jadi, daripada ngeluh dan masiih juga ngerjain yang dikeluhkan (RUGI), mending memilih sabar yah. Klopun belum sampai ke titik sabarnya, setidaknya kita mencoba dan tidak membuat orang lain sebagai tempat pembuangan keluhan kita.

Oh ya, di ayat terakhir QS. Al-baqarah itu juga ada doa loh.
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.  Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidakk sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”
Aamiin ^^

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang senantiasa ikhlas bersabar dan bersyukur :)
aamiin
 

Sang Rabitha Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei