Rabu, 02 Mei 2018

Umma Mendongeng | DAY 14

Bismillaah..

Tidak terasa sudah hari ke 13 yaa.. Alhamdulillah bisa sampai di hari ini, semoga istiqomah seterusnya. aamiin..

Hari ini Umma membacakan buku  cerita pada Ghaza, lebih tepatnya Umma meringkas cerita yang ada dibuku agar lebih mudah dipahami Ghaza. Buku ini bercerita tentang 3 sekawang yang berusaha menemukan domba-domba penduduk yang hilang. Ternyata, domba-domba itu dibawa oleh seorang monster yang sellau kedinginan setiap malam. Monster menggunakan domba-domba sebagai selimutnya. Ketiga sahabat yang mengetahui ini pun berniat membantu monster agar tidak kedinginan lagi. Dibantu oleh seluruh warga, 3 sahabat ini membuatkan baju hangat dari bulu-bulu domba untuk si Monster. Dan alhamdulillah monsternya senang dengan baju hangatnya dan tidur pulas tanpa kedinginan.

Alhamdulillah, ini salah satu buku yang sering Umma bacakan buat Ghaza. Meskipun tidak setiap hari tetapi termasuk paling sering karena ini salah satu buku pertama yang Umma belikan saat Ghaza berusia 6 bulan. Ghaza masih anteng juga mendengar cerita tentang domba ini.

Selasa, 01 Mei 2018

Umma Mendongeng | DAY 13

Bismillaah..

Hari libur, yeaaay yang berarti hari sibuk Umma hehe
Hari ini Umma fokus jualan karena ada Abah dan Imi yang bersedia menjadi kurir dadakan. Sorenya Umma kedatangan sahabat-sahabat dari Komunitas Sosial tempat Umma bergabung sebelum menikah. Tadi juga ada dede Seviya yang ikut bersama Umma Ayahnya. Umma menunjukkan animals shadow puppet yang Umma buat kemarin dan ingin bercerita buat Ghaza dan Viya. Tapi anak-anaknya lebih ask dengan bayangan di dinding daripada cerita Umma haha.


Setelah dede Viya dan tante om pulang, Umma bercerita lagi tentang seekor bebek ramah yang berpetualang dan berteman baik dengan hewan-hewan yang ditemuinya. Kali ini Umma menggunakan finger puppets yang Umma buat beberapa bulan lalu. Sayangnya, mungkin karena Ghaza sudah ngantuk dan Umma yang kelelahan, ceritanya kurang menyenangkan dna Ghaza juga kurang tertarik.

Alhamdulillaah..
Menjadi pelajaran untuk hari ini adalah melakukan persiapan sebelum bercerita termasuk fisik dan mental hahaha Semangat!

Senin, 30 April 2018

Umma Mendongeng | DAY 12

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..

Hari ini Ghaza belum move on dengan DIY Animals Shadow Puppets yang Umma buat semalam. Ghaza terus memainkannya dan meminta Umma bercerita. Umma pun bercerita namun kali ini menggunakan menggunakan bantal sebagai panggungnya. Ghaza terima-terima saja meski tanpa mematikan lampu dan menggunakan bayangannya. Umma bercerita tentang hewan-hewan di hutan yang ramah dan senang bermain bersama-sama. Umma mengangkat cerita ini agar Ghaza tidak mudah berkata "NO" pada orang baru maupun teman-teman seusianya. Maklum, karena jarang keluar rumah dan bertemu dengan orang-orang, Ghaza kadang lebih nyaman bermain sendiri. Semoga dengan cerita-cerita dan latihan yang Umma berikan, Ghaza bisa dan mau bersosialisasi dengn baik. Aamiin..



Minggu, 29 April 2018

Umma Mendongeng | DAY 11

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Ini salah satu yang ingin Umma buatkan untuk Ghaza sejak lama, alhamdulillah bisa terealisasi bersamaan dengan tantangan kali ini, Animals Shadow puppets. Bahan-bahannya sederhana, cukup sediakan kertas tebal (karton,dll) untuk memprint pritablenya juga stik es krim dan cahaya lampu (Umma pakai lampu HP).

Kali ini, Umma bercerita tentang persahabatan hewan-hewan di hutan. Alhamdulillah Ghaza sangat senang, ini saking senangnya cerita Umma tidak bisa selesai karena anaknya sibuk ingin main dengan bayangan hewannya. Umma biarkan dulu kali ini, Insya Allah besok bisa main dengan cerita yang lainnya.



oiya, bunda-bunda yang ingin printable bisa didapatkan di sini yaa :
https://bit.ly/2jeiX1X

Semoga bermanfaat :)

Sabtu, 28 April 2018

Umma Mendongeng | DAY 10

Bismillaah..

Seharian ini Umma sibuk menyiapkan jualan untuk berjualan di salah satu kegiatan di Golni, sejak sore Ghaza di rumah bersama Abah. Pulang dari tempat kegiatan, Umma buru-buru mengambil buku dan bercerita pada Ghaza. Kisah kali ini adalah tentang seekor anjing yang kehausan dan ditolong oleh seorang pria yang baik hati. Umma belum bisa mengarang cerita dan mempersiapkan bahan lagi hari ini, jadi lagi-lagi mmeinta bantuan buku cerita Ghaza.


Umma berusaha sebisa mungkin menemani Ghaza terutama menyempatkan waktu untuk bercerita padanya. Beberapa hari bercerita, Umma melihat Ghaza senang dan sering minta sendiri untuk dibacakan buku atau Umma bercerita. Karena itu, Umma tidak ingin ini terputus hanya karena kesibukan. Semoga Umma bisa istiqomah yaa nak sayang.. Ini juga menjadi tebusan atas rasa bersalah Umma yang tidak bisa menemani Ghaza main seharian seperti dulu lagi.. Semangat Semangat!!!


Jumat, 27 April 2018

Umma Mendongeng | DAY 9

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..

Seperti kemarin.. Umma yang sibuk dengan dagangan di teras berusaha sebisa mungkin meluangkan waktu bermain dan bercerita pada Ghaza. Kali ini masih dengan bantuan buku, Umma bercerita tentang Mobil merah yang sakit dan membutuhkan pertolongan. Kemudian datanglah si mobil kuning mengantar mobil merah ke bengkel. Di bengkel, mobil merah dibantu oleh seorang mekanik. Berkat bantuan mobil kuning dan mekanik, mobil merah sembuh dan bisa berjalan lagi seperti biasa.


Kurang lebih seperti itu cerita singkatnya. Umma ingin menanamkan pada Ghaza betapa senangnya bila saling tolong menolong. Ghaza senang dibacakan cerita ini dan meminta dibacakan cerita dr buku lainnya.

Alhamdulillah.. Beberapa hari dibacakan cerita, Ghaza memperlihatkan respon yang baik dan terus meminta dibacakan cerita² lainnya. Meskipun cerita yang Umma bawakan sebagian besar hanya hasil karangan sendiri ataupun mengambil ide cerita dari gambar-gambar di buku. Semoga bisa terus istiqomah sesibuk apapun yaa umm..

Kamis, 26 April 2018

Umma Mendongeng | DAY 8

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Hari-hari kembali normal setelah mulai jualan lagi hehe. Karena waktu bersama Ghaza menjadi lebih sedikit, Umma belum sempat mempersiapkan dongeng/cerita baru. Jadi kali ini, lagi-lagi Umma menggunakan buku sebagai bantuan. Kali ini Umma bercerita tentang si Sapi yang kehilangan kakinya dan berusaha untuk menemukannya. Umma banyak melibatkan Ghaza dalam cerita kali ini. Ghaza yang membolak-balikan buku dan mencari kaki si Sapi dan juga Umma meminta Ghaza menyebutkan satu per satu kaki yang ditemukannya hingga berhasil menemukan kaki sapi yang sebenarnya.


Sedikit yaa.. Hiks.. Maafkan Umma Ghaza nak..
Insya Allah besok bisa mendongeng lebih banyak dna lebih lama lagi ya nak yaa..

Rabu, 25 April 2018

Umma Mendongeng | DAY 7

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Sepertinya Ghaza mulai terbiasa dengan cerita-cerita Umma, terbukti hari ini Ghaza menyodorkan bukunya dan meminta Umma bercerita. Menerima permintaan Ghaza, Umma pun mulai bercerita berbekal gambar yang Ghaza pilih. Umma bercerita seperti saat materi mendongeng kemarin, dimana kami diberikan sebuah gambar lalu diminta bercerita dari gamar tersebut.

Gambar pertama yang Ghaza pilih adalah tentang kelinci. Umma pun mulai bercerita menggambarkan suasana seperti di buku saat pagi hari yang cerah, matahari bersinar terang dan awan-awan putih di langit, 2 ekor kelinci sedang menikmati makanannya di taman bunga. Kurang lebih seperti itu cerita Umma dan kemudian Ghaza membolak-balik halaman buku untuk meminta Umma menceritakan gambar lainnya.


Kali ini tentang 4 ekor ikan yang sedang bermain petak umpet di lautan luas. Mereka bersembunyi di balik terumbu-terumbu karang dan rumput laut. Umma menceritakan suasana lautan dengan menyebutkan segala sesuatu seperti digambar dan memberi kesan tentang indahnya bermain bersama teman.

Cerita selanjutnya tentang Ibu Singa dan 2 ekor Anak Singa yang sedang menanti Bapak Singa pulang dari berburu. Ibu dan anak-anak singa tersebut dengan sabar menunggu makan malam mereka dibawakan oleh si Bapak Singa. Mereka menunggu sambil bermain dan bercerita. Mereka percaya bahwa hari ini akan ada rejeki yang Allah titipkan buat mereka lewat Bapak Singa.

Cerita-cerita pendek ini cukup berkesan buat Umma dan Ghaza. Umma jadi banyak belajar untuk belajar bercerita lewat gambar dengan berusaha memasukkan nilai-nilai yang ingin Umma tanamkan pada Ghaza. Dan Ghaza pun bersabar menunggu Umma menyelesaikan cerita baru kemudian mencari gambar lainnya.

Alhamdulillah 'ala kulli haal..

Selasa, 24 April 2018

Umma Mendongeng | DAY 6

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Umma senang saat dongeng kemarin "berhasil" menurut Umma. Maka kali ini pun Umma mencoba memilih waktu bercerita yang sama seperti kemarin, yaitu saat Ghaza lagi nenen sebelum tidur. Kali ini Umma berkisah tentang Gigi Seri, gigi Taring dan Gigi Geraham yang hidup bahagia. Mereka senang saat memakan makanan yang manis, minum teh, makan sayur dan buah juga nasi dan kentang. Umma menyebutkan satu per satu makanan kesukaan Ghaza untuk menarik perhatiannya. Nah, suatu hari, si Gigi Geraham mengeluh kesakitan, ternyata ada lubang kecil di bagian atasnya. Setelah dicari tahu, penyebabnya adalah si Gigi Geraham yang malas mandi (menggosok gigi) sebelum tidur. Sehingga kuman-kuman jahat tidak mau pergi dan membuat lubang di atasnya. Gigi Geraham yang mengetahui penyebabnya bertekad untuk rajin mandi sebelum dan sesudah tidur. Alhamdulillaah, Gigi Geraham tidak mengeluh sakit lagi dan kuman-kuman jahat pun menjauh darinya.

Sepertinya cerita kali ini tidak didengarkan Ghaza sampai selesai, mungkin karena kecapean Ghaza sudah tertidur sebelum Umma menyelesaikan ceritanya. Tetapi karena masih tetap nenen, Umma berharap Ghaza masih mendengar akhir ceritanya. Tak apalah.. Besok diulang lagiπŸ˜€

Senin, 23 April 2018

Umma Mendongeng | DAY 5

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Dongeng hari ini berjalan begitu saja saat Ghaza minta nenen.. Umma bercerita tentang seekor anak sapi yang dijauhi teman-temannya karena kebiasaannya yang suka melempar barang. Saat bermain bola, si anak sapi melempar bola jauh-jauh sampai hilang dan tak ditemukan lagi. Saat membaca buku, si Anak sapi melempar bukunya hingga robek dan tidak bisa di baca lagi. Begitu juga dengan permainan lainnya yang menjadi rusak dan tidak bisa digunakan lagi karena sering dilempar si Anak sapi. Teman-temannya pun menjauhinya dan tidak mau bermain dengannya.
Anak sapi yang sedih, pulang ke rumah dan bercerita pada Ibunya sambil menangis.
Umma menirukan percakapan si anak sapi dan ibunya dengan intonasi sesuai cerita, lucunya, saat menirukan anak sapi yang sedang menangis sambil bercerita ke Ibunya, Ghaza juga ikut menangis. Waaaah, rupanya dia terbawa suasana.. Entah karena baru saja lempar-lempar mainan, atau karena sedih mendengar anak sapi yang sedih.

Cerita sempat terhenti sebentar disini, Umma sibuk membujuk Ghaza hehe Umma sampaikan agar Ghaza ikut menasihati si Anak Sapi agar tidak melempar-lempar barang dan mainannya lagi. Ghaza pun diam dan pelan-pelan ikut meski cuma sekedar no no.

Alhamdulillah..
ini sekarang klo Ghaza melempar barang, abah tinggal mengingatkan ttg cerita si Anak Sapi, Ghaza langsung diam duduk merajuk menutu mata hahaha. Umma bujuk lagi, sampaikan klo Ghaza anak baik yang tidak suka melempar barang. Lalu Umma minta Ghaza mengulang kembali nasihat buat si Anak Sapi..

Ternyata dongeng bisa sangat berpengaruh yaa.. Cerita-cerita kemarin mungkin juga membawa pengaruh meskipun kadang tidak Umma sadari. Tapi kali ini benar-benar berasa. Aaah, Semangat membentuk karakter lewat dongeng Umma :)

Umma Mendongeng | DAY 14

Bismillaah..

Tidak terasa sudah hari ke 13 yaa.. Alhamdulillah bisa sampai di hari ini, semoga istiqomah seterusnya. aamiin..

Hari ini Umma membacakan buku  cerita pada Ghaza, lebih tepatnya Umma meringkas cerita yang ada dibuku agar lebih mudah dipahami Ghaza. Buku ini bercerita tentang 3 sekawang yang berusaha menemukan domba-domba penduduk yang hilang. Ternyata, domba-domba itu dibawa oleh seorang monster yang sellau kedinginan setiap malam. Monster menggunakan domba-domba sebagai selimutnya. Ketiga sahabat yang mengetahui ini pun berniat membantu monster agar tidak kedinginan lagi. Dibantu oleh seluruh warga, 3 sahabat ini membuatkan baju hangat dari bulu-bulu domba untuk si Monster. Dan alhamdulillah monsternya senang dengan baju hangatnya dan tidur pulas tanpa kedinginan.

Alhamdulillah, ini salah satu buku yang sering Umma bacakan buat Ghaza. Meskipun tidak setiap hari tetapi termasuk paling sering karena ini salah satu buku pertama yang Umma belikan saat Ghaza berusia 6 bulan. Ghaza masih anteng juga mendengar cerita tentang domba ini.

Umma Mendongeng | DAY 13

Bismillaah..

Hari libur, yeaaay yang berarti hari sibuk Umma hehe
Hari ini Umma fokus jualan karena ada Abah dan Imi yang bersedia menjadi kurir dadakan. Sorenya Umma kedatangan sahabat-sahabat dari Komunitas Sosial tempat Umma bergabung sebelum menikah. Tadi juga ada dede Seviya yang ikut bersama Umma Ayahnya. Umma menunjukkan animals shadow puppet yang Umma buat kemarin dan ingin bercerita buat Ghaza dan Viya. Tapi anak-anaknya lebih ask dengan bayangan di dinding daripada cerita Umma haha.


Setelah dede Viya dan tante om pulang, Umma bercerita lagi tentang seekor bebek ramah yang berpetualang dan berteman baik dengan hewan-hewan yang ditemuinya. Kali ini Umma menggunakan finger puppets yang Umma buat beberapa bulan lalu. Sayangnya, mungkin karena Ghaza sudah ngantuk dan Umma yang kelelahan, ceritanya kurang menyenangkan dna Ghaza juga kurang tertarik.

Alhamdulillaah..
Menjadi pelajaran untuk hari ini adalah melakukan persiapan sebelum bercerita termasuk fisik dan mental hahaha Semangat!

Umma Mendongeng | DAY 12

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..

Hari ini Ghaza belum move on dengan DIY Animals Shadow Puppets yang Umma buat semalam. Ghaza terus memainkannya dan meminta Umma bercerita. Umma pun bercerita namun kali ini menggunakan menggunakan bantal sebagai panggungnya. Ghaza terima-terima saja meski tanpa mematikan lampu dan menggunakan bayangannya. Umma bercerita tentang hewan-hewan di hutan yang ramah dan senang bermain bersama-sama. Umma mengangkat cerita ini agar Ghaza tidak mudah berkata "NO" pada orang baru maupun teman-teman seusianya. Maklum, karena jarang keluar rumah dan bertemu dengan orang-orang, Ghaza kadang lebih nyaman bermain sendiri. Semoga dengan cerita-cerita dan latihan yang Umma berikan, Ghaza bisa dan mau bersosialisasi dengn baik. Aamiin..



Umma Mendongeng | DAY 11

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Ini salah satu yang ingin Umma buatkan untuk Ghaza sejak lama, alhamdulillah bisa terealisasi bersamaan dengan tantangan kali ini, Animals Shadow puppets. Bahan-bahannya sederhana, cukup sediakan kertas tebal (karton,dll) untuk memprint pritablenya juga stik es krim dan cahaya lampu (Umma pakai lampu HP).

Kali ini, Umma bercerita tentang persahabatan hewan-hewan di hutan. Alhamdulillah Ghaza sangat senang, ini saking senangnya cerita Umma tidak bisa selesai karena anaknya sibuk ingin main dengan bayangan hewannya. Umma biarkan dulu kali ini, Insya Allah besok bisa main dengan cerita yang lainnya.



oiya, bunda-bunda yang ingin printable bisa didapatkan di sini yaa :
https://bit.ly/2jeiX1X

Semoga bermanfaat :)

Umma Mendongeng | DAY 10

Bismillaah..

Seharian ini Umma sibuk menyiapkan jualan untuk berjualan di salah satu kegiatan di Golni, sejak sore Ghaza di rumah bersama Abah. Pulang dari tempat kegiatan, Umma buru-buru mengambil buku dan bercerita pada Ghaza. Kisah kali ini adalah tentang seekor anjing yang kehausan dan ditolong oleh seorang pria yang baik hati. Umma belum bisa mengarang cerita dan mempersiapkan bahan lagi hari ini, jadi lagi-lagi mmeinta bantuan buku cerita Ghaza.


Umma berusaha sebisa mungkin menemani Ghaza terutama menyempatkan waktu untuk bercerita padanya. Beberapa hari bercerita, Umma melihat Ghaza senang dan sering minta sendiri untuk dibacakan buku atau Umma bercerita. Karena itu, Umma tidak ingin ini terputus hanya karena kesibukan. Semoga Umma bisa istiqomah yaa nak sayang.. Ini juga menjadi tebusan atas rasa bersalah Umma yang tidak bisa menemani Ghaza main seharian seperti dulu lagi.. Semangat Semangat!!!


Umma Mendongeng | DAY 9

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..

Seperti kemarin.. Umma yang sibuk dengan dagangan di teras berusaha sebisa mungkin meluangkan waktu bermain dan bercerita pada Ghaza. Kali ini masih dengan bantuan buku, Umma bercerita tentang Mobil merah yang sakit dan membutuhkan pertolongan. Kemudian datanglah si mobil kuning mengantar mobil merah ke bengkel. Di bengkel, mobil merah dibantu oleh seorang mekanik. Berkat bantuan mobil kuning dan mekanik, mobil merah sembuh dan bisa berjalan lagi seperti biasa.


Kurang lebih seperti itu cerita singkatnya. Umma ingin menanamkan pada Ghaza betapa senangnya bila saling tolong menolong. Ghaza senang dibacakan cerita ini dan meminta dibacakan cerita dr buku lainnya.

Alhamdulillah.. Beberapa hari dibacakan cerita, Ghaza memperlihatkan respon yang baik dan terus meminta dibacakan cerita² lainnya. Meskipun cerita yang Umma bawakan sebagian besar hanya hasil karangan sendiri ataupun mengambil ide cerita dari gambar-gambar di buku. Semoga bisa terus istiqomah sesibuk apapun yaa umm..

Umma Mendongeng | DAY 8

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Hari-hari kembali normal setelah mulai jualan lagi hehe. Karena waktu bersama Ghaza menjadi lebih sedikit, Umma belum sempat mempersiapkan dongeng/cerita baru. Jadi kali ini, lagi-lagi Umma menggunakan buku sebagai bantuan. Kali ini Umma bercerita tentang si Sapi yang kehilangan kakinya dan berusaha untuk menemukannya. Umma banyak melibatkan Ghaza dalam cerita kali ini. Ghaza yang membolak-balikan buku dan mencari kaki si Sapi dan juga Umma meminta Ghaza menyebutkan satu per satu kaki yang ditemukannya hingga berhasil menemukan kaki sapi yang sebenarnya.


Sedikit yaa.. Hiks.. Maafkan Umma Ghaza nak..
Insya Allah besok bisa mendongeng lebih banyak dna lebih lama lagi ya nak yaa..

Umma Mendongeng | DAY 7

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Sepertinya Ghaza mulai terbiasa dengan cerita-cerita Umma, terbukti hari ini Ghaza menyodorkan bukunya dan meminta Umma bercerita. Menerima permintaan Ghaza, Umma pun mulai bercerita berbekal gambar yang Ghaza pilih. Umma bercerita seperti saat materi mendongeng kemarin, dimana kami diberikan sebuah gambar lalu diminta bercerita dari gamar tersebut.

Gambar pertama yang Ghaza pilih adalah tentang kelinci. Umma pun mulai bercerita menggambarkan suasana seperti di buku saat pagi hari yang cerah, matahari bersinar terang dan awan-awan putih di langit, 2 ekor kelinci sedang menikmati makanannya di taman bunga. Kurang lebih seperti itu cerita Umma dan kemudian Ghaza membolak-balik halaman buku untuk meminta Umma menceritakan gambar lainnya.


Kali ini tentang 4 ekor ikan yang sedang bermain petak umpet di lautan luas. Mereka bersembunyi di balik terumbu-terumbu karang dan rumput laut. Umma menceritakan suasana lautan dengan menyebutkan segala sesuatu seperti digambar dan memberi kesan tentang indahnya bermain bersama teman.

Cerita selanjutnya tentang Ibu Singa dan 2 ekor Anak Singa yang sedang menanti Bapak Singa pulang dari berburu. Ibu dan anak-anak singa tersebut dengan sabar menunggu makan malam mereka dibawakan oleh si Bapak Singa. Mereka menunggu sambil bermain dan bercerita. Mereka percaya bahwa hari ini akan ada rejeki yang Allah titipkan buat mereka lewat Bapak Singa.

Cerita-cerita pendek ini cukup berkesan buat Umma dan Ghaza. Umma jadi banyak belajar untuk belajar bercerita lewat gambar dengan berusaha memasukkan nilai-nilai yang ingin Umma tanamkan pada Ghaza. Dan Ghaza pun bersabar menunggu Umma menyelesaikan cerita baru kemudian mencari gambar lainnya.

Alhamdulillah 'ala kulli haal..

Umma Mendongeng | DAY 6

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Umma senang saat dongeng kemarin "berhasil" menurut Umma. Maka kali ini pun Umma mencoba memilih waktu bercerita yang sama seperti kemarin, yaitu saat Ghaza lagi nenen sebelum tidur. Kali ini Umma berkisah tentang Gigi Seri, gigi Taring dan Gigi Geraham yang hidup bahagia. Mereka senang saat memakan makanan yang manis, minum teh, makan sayur dan buah juga nasi dan kentang. Umma menyebutkan satu per satu makanan kesukaan Ghaza untuk menarik perhatiannya. Nah, suatu hari, si Gigi Geraham mengeluh kesakitan, ternyata ada lubang kecil di bagian atasnya. Setelah dicari tahu, penyebabnya adalah si Gigi Geraham yang malas mandi (menggosok gigi) sebelum tidur. Sehingga kuman-kuman jahat tidak mau pergi dan membuat lubang di atasnya. Gigi Geraham yang mengetahui penyebabnya bertekad untuk rajin mandi sebelum dan sesudah tidur. Alhamdulillaah, Gigi Geraham tidak mengeluh sakit lagi dan kuman-kuman jahat pun menjauh darinya.

Sepertinya cerita kali ini tidak didengarkan Ghaza sampai selesai, mungkin karena kecapean Ghaza sudah tertidur sebelum Umma menyelesaikan ceritanya. Tetapi karena masih tetap nenen, Umma berharap Ghaza masih mendengar akhir ceritanya. Tak apalah.. Besok diulang lagiπŸ˜€

Umma Mendongeng | DAY 5

MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG


Bismillaah..
Dongeng hari ini berjalan begitu saja saat Ghaza minta nenen.. Umma bercerita tentang seekor anak sapi yang dijauhi teman-temannya karena kebiasaannya yang suka melempar barang. Saat bermain bola, si anak sapi melempar bola jauh-jauh sampai hilang dan tak ditemukan lagi. Saat membaca buku, si Anak sapi melempar bukunya hingga robek dan tidak bisa di baca lagi. Begitu juga dengan permainan lainnya yang menjadi rusak dan tidak bisa digunakan lagi karena sering dilempar si Anak sapi. Teman-temannya pun menjauhinya dan tidak mau bermain dengannya.
Anak sapi yang sedih, pulang ke rumah dan bercerita pada Ibunya sambil menangis.
Umma menirukan percakapan si anak sapi dan ibunya dengan intonasi sesuai cerita, lucunya, saat menirukan anak sapi yang sedang menangis sambil bercerita ke Ibunya, Ghaza juga ikut menangis. Waaaah, rupanya dia terbawa suasana.. Entah karena baru saja lempar-lempar mainan, atau karena sedih mendengar anak sapi yang sedih.

Cerita sempat terhenti sebentar disini, Umma sibuk membujuk Ghaza hehe Umma sampaikan agar Ghaza ikut menasihati si Anak Sapi agar tidak melempar-lempar barang dan mainannya lagi. Ghaza pun diam dan pelan-pelan ikut meski cuma sekedar no no.

Alhamdulillah..
ini sekarang klo Ghaza melempar barang, abah tinggal mengingatkan ttg cerita si Anak Sapi, Ghaza langsung diam duduk merajuk menutu mata hahaha. Umma bujuk lagi, sampaikan klo Ghaza anak baik yang tidak suka melempar barang. Lalu Umma minta Ghaza mengulang kembali nasihat buat si Anak Sapi..

Ternyata dongeng bisa sangat berpengaruh yaa.. Cerita-cerita kemarin mungkin juga membawa pengaruh meskipun kadang tidak Umma sadari. Tapi kali ini benar-benar berasa. Aaah, Semangat membentuk karakter lewat dongeng Umma :)