Rabu, 19 Februari 2014

Kau Bisa! Istiqomahlah!

Diposting oleh Rati Rahmawati di 20.50 0 komentar Link ke posting ini


Engkau berpikir tentang dirimu hanya sebagai seonggok materi semata, padahal di dalam dirimu terdapat kekuatan yang tidak terbatas..
(Ali bin abi thalib)

Segala potensi kebaikan ada pada bumi dan makhluk..
Tanah yg subur, air yg bening, hutan yg lebat, laut yg kaya, dan manusia yg berakal..
Tinggal satu yg dijalankan agar semua tetap baik seperti awalnya..
Yaitu "pemeliharaan"..
Kalau kita tidak memelihara potensi tsb, maka semua akan musnah..
Air jd banjir, tanah longsor, hutan gundul, manusia tumpul otak dan budi pekertinya, dll ..
Ada org baik, tapi tidak bisa memelihara kebaikannya..
Mereka kurang memelihara diri, kurang menjaga diri..
Mungkin karena pemahaman yg kurang,
Masalah shalat, puasa, zakat, yg dasar aja dulu dibenerin..
Agama itu tak semata menghukumi orang,,
Tapi,
Agama itu memelihara orang tetap pada potensi kebaikannya..

(Ain`s n d gank)

Senin, 03 Februari 2014

Nasihat Untukku

Diposting oleh Rati Rahmawati di 00.12 0 komentar Link ke posting ini


Jangan terlalu merisaukan hal-hal duniawi tii..
Kehilangan hari ini, ketinggalan saat ini, adalah jalan yang kau pilih.

Jangan pernah lari!!!
Bertanggungjawablah atas jalan yang kau pilih!
Jalan yang akan meninggalkan jejak bagi bahagiamu dimasa depan.

Simpan sesalmu sebagai amunisi untuk mempertegap langkahmu.
Ingat salahmu sebagai alarm bagi hal-hal benar yang akan kau pilih.
Akhir dari kisah perjalananmu tetap ada di tanganmu.

Berikhtiarlah hingga semua cara telah kau coba, semua usaha telah kau lakukan.
Kemudian kunjungilah tawakal yang akan menunjukkan kepadamu betapa Allah Maha Baik dan selalu bersama dengan hamba-hamba yang berserah pada-Nya.

Maka kelak, kau akan tersenyum bahagia dengan syahadat di akhir kisahmu.
Aamiin

Aden Edcoustic, Pergi...

Diposting oleh Rati Rahmawati di 00.09 0 komentar Link ke posting ini


Sebiru hari ini..
Mengharu biru, mengantar pergimu..
Tak ada kata selain doa..
Semoga pergi dalam cahaya, tanpa merasa sendiri menyepi.
"Jika kuharus mati, pertemukan aku dengan-Mu", begitu pintamu.
Berharap sakit yg kau rasa, jadi penawar dosamu..
Semoga lagumu, menjadi amal jariyah yang akan membuatmu tetap disisi-Nya, di tempat terbaik-Nya, bersama dengan orang-orang terbaik-Nya.
Aamiin,,


Maka tii, Bergegaslah!!!! Karena kematian tidak akan menunggu taubatmu lebih dahulu sebelum menjemputmu.

Kalahnya Kecewa

Diposting oleh Rati Rahmawati di 00.07 0 komentar Link ke posting ini


Kecewaku,
karena setiap kata yang kita pegang bisa kau lepas dengan begitu mudahnya.
Saat satu kata kau lepas, tanpa kau sadari terlepas satu luka sayatan yang sama...
Tapi tak apa......
Karena luka yang tertoreh akan tenggelam dalam setiap gelak tawa yang hadir dalam setiap pertemuan.
Karena kebersamaan, jauh lebih manis dari perihnya luka.

Sepenggal Rahasia

Diposting oleh Rati Rahmawati di 00.04 0 komentar Link ke posting ini


Kau tahu..
Ada sesuatu yang tidak akan pernah kuakui padamu.
Bukan rahasia besar, penting, atau apalah itu.

Ketakutan kecil yang selalu mencegahku mengakuinya.
Takut bila kau tahu, maka tidak akan ada kata "baik-baik saja" dalam hari-hariku.
Ketakutan besar yang selalu membuatku menepis hal itu, bahkan untuk diriku sendiri.
Takut bila kau tahu, tidak akan ada lagi 'aku' dalam harimu.

Sesuatu yang entah bagaimana tumbuh dari harapan-harapan kecil yang menghubungkan kita.
Bahkan bila jauh, dengan "kita baik-baik saja" cukup membuatku tenang.
Justru karena "tidak ada apa-apa", membuatku bebas menjalin kata denganmu.

Jalinan kata yang selalu mendesak sesuatu yang tidak ingin kuakui padamu.
Jalinan kata yang menegaskan ada sesuatu yang seharusnya tidak kupungkiri.
Jalinan kata yang membuatku terkagum-kagum pada harimu yang tak seperti hariku.

Segala hal tentangmu selalu membuatku berpikir berkali-kali.
Segala hal tentangmu selalu membuatku bertanya berulang kali.
Hal tentangmu pula yang mampu mencipta seulas senyum yang kemudian diikuti kekhawatiran..

Kau tahu..
Ada sesuatu yang tidak akan pernah kuakui padamu.
Sesuatu yang tidak pernah kuakui, bahkan pada diriku sendiri.
Karena takut terluka..
Lukaku, bila 'aku' merusak harimu.
Lukaku, bila tidak ada 'kamu' dalam hariku.

Kau Bisa! Istiqomahlah!



Engkau berpikir tentang dirimu hanya sebagai seonggok materi semata, padahal di dalam dirimu terdapat kekuatan yang tidak terbatas..
(Ali bin abi thalib)

Segala potensi kebaikan ada pada bumi dan makhluk..
Tanah yg subur, air yg bening, hutan yg lebat, laut yg kaya, dan manusia yg berakal..
Tinggal satu yg dijalankan agar semua tetap baik seperti awalnya..
Yaitu "pemeliharaan"..
Kalau kita tidak memelihara potensi tsb, maka semua akan musnah..
Air jd banjir, tanah longsor, hutan gundul, manusia tumpul otak dan budi pekertinya, dll ..
Ada org baik, tapi tidak bisa memelihara kebaikannya..
Mereka kurang memelihara diri, kurang menjaga diri..
Mungkin karena pemahaman yg kurang,
Masalah shalat, puasa, zakat, yg dasar aja dulu dibenerin..
Agama itu tak semata menghukumi orang,,
Tapi,
Agama itu memelihara orang tetap pada potensi kebaikannya..

(Ain`s n d gank)

Nasihat Untukku



Jangan terlalu merisaukan hal-hal duniawi tii..
Kehilangan hari ini, ketinggalan saat ini, adalah jalan yang kau pilih.

Jangan pernah lari!!!
Bertanggungjawablah atas jalan yang kau pilih!
Jalan yang akan meninggalkan jejak bagi bahagiamu dimasa depan.

Simpan sesalmu sebagai amunisi untuk mempertegap langkahmu.
Ingat salahmu sebagai alarm bagi hal-hal benar yang akan kau pilih.
Akhir dari kisah perjalananmu tetap ada di tanganmu.

Berikhtiarlah hingga semua cara telah kau coba, semua usaha telah kau lakukan.
Kemudian kunjungilah tawakal yang akan menunjukkan kepadamu betapa Allah Maha Baik dan selalu bersama dengan hamba-hamba yang berserah pada-Nya.

Maka kelak, kau akan tersenyum bahagia dengan syahadat di akhir kisahmu.
Aamiin

Aden Edcoustic, Pergi...



Sebiru hari ini..
Mengharu biru, mengantar pergimu..
Tak ada kata selain doa..
Semoga pergi dalam cahaya, tanpa merasa sendiri menyepi.
"Jika kuharus mati, pertemukan aku dengan-Mu", begitu pintamu.
Berharap sakit yg kau rasa, jadi penawar dosamu..
Semoga lagumu, menjadi amal jariyah yang akan membuatmu tetap disisi-Nya, di tempat terbaik-Nya, bersama dengan orang-orang terbaik-Nya.
Aamiin,,


Maka tii, Bergegaslah!!!! Karena kematian tidak akan menunggu taubatmu lebih dahulu sebelum menjemputmu.

Kalahnya Kecewa



Kecewaku,
karena setiap kata yang kita pegang bisa kau lepas dengan begitu mudahnya.
Saat satu kata kau lepas, tanpa kau sadari terlepas satu luka sayatan yang sama...
Tapi tak apa......
Karena luka yang tertoreh akan tenggelam dalam setiap gelak tawa yang hadir dalam setiap pertemuan.
Karena kebersamaan, jauh lebih manis dari perihnya luka.

Sepenggal Rahasia



Kau tahu..
Ada sesuatu yang tidak akan pernah kuakui padamu.
Bukan rahasia besar, penting, atau apalah itu.

Ketakutan kecil yang selalu mencegahku mengakuinya.
Takut bila kau tahu, maka tidak akan ada kata "baik-baik saja" dalam hari-hariku.
Ketakutan besar yang selalu membuatku menepis hal itu, bahkan untuk diriku sendiri.
Takut bila kau tahu, tidak akan ada lagi 'aku' dalam harimu.

Sesuatu yang entah bagaimana tumbuh dari harapan-harapan kecil yang menghubungkan kita.
Bahkan bila jauh, dengan "kita baik-baik saja" cukup membuatku tenang.
Justru karena "tidak ada apa-apa", membuatku bebas menjalin kata denganmu.

Jalinan kata yang selalu mendesak sesuatu yang tidak ingin kuakui padamu.
Jalinan kata yang menegaskan ada sesuatu yang seharusnya tidak kupungkiri.
Jalinan kata yang membuatku terkagum-kagum pada harimu yang tak seperti hariku.

Segala hal tentangmu selalu membuatku berpikir berkali-kali.
Segala hal tentangmu selalu membuatku bertanya berulang kali.
Hal tentangmu pula yang mampu mencipta seulas senyum yang kemudian diikuti kekhawatiran..

Kau tahu..
Ada sesuatu yang tidak akan pernah kuakui padamu.
Sesuatu yang tidak pernah kuakui, bahkan pada diriku sendiri.
Karena takut terluka..
Lukaku, bila 'aku' merusak harimu.
Lukaku, bila tidak ada 'kamu' dalam hariku.

 

Sang Rabitha Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei