Bersama Papa, Berarti Petualangan
Permen kenangan kali ini, kuraih dari saku masa kecilku. Terbayang aku dan adikku yang sedang berada dipunggung papa, berjalan menyusuri padang ilalang yang tajam. Aku tak tahu betapa sulitnya jalan becek yg harus papaku lalui dengan aku dan adikku sebagai beban dipunggung beliau. Aku juga tak sadar berapa banyak rumput ilalang yang menggores tubuh papaku. Yang aku tahu, mengikuti papa memanah udang adalah satu petualangan yang tidak bisa kulewatkan.
Kami akan berjalan menuju sungai yang kemungkinan banyak udangnya, papa paling tahu bagian ini. Dan jika jalanan rusak atau ada padang ilalang tajam, papa akan menggendongku dan adikku. Saat sampai di sungai yang dituju, papa akan fokus memanah udang, sementara aku dan adikku akan main di sungai dengan bahagia.
Bersama papa, semua boleh kecuali hal yang membahayakan. Kami bisa puas bermain air tanpa ada omelan mama yg menyuruh berhenti. Setelah menggigil kedinginan, papa akan membuat api unggun untuk menghangatkan kami. Sesekali aku dan adikku juga gantian naik dipunggung papa yang sedang berenang melewati sungai yang dalam.
Perjalanan menuju sungai di tengah-tengah hutan memang tidak mudah, tapi selalu terbayarkan dengan petualangan menyenangkan dan tentu saja udang goreng buatan mama. Bersama Papa, berarti petualangan. Kadang papa memanjat kelapa untuk kami minum airnya. Atau singgah istirahat di pondok milik kenalan dan aku akan asik menyaksikan om pemilik pondok membuat gula tare. Benar kan? bersama papa berarti petualangan!
Petualangan memanah udang, mengembalakan sapi, belajar naik motor dan hal-hal yang mungkin tidak akan diizinkan mama, bersama papa bisa aku lewati. Papa selalu bisa kuandalkan bahkan di saat-saat sedihku. Teringat ketika aku sakit, papa yang akan bertanya, "kau sakit nak?" sambil memijat kepala atau kakiku. Mungkin hal sepele ya, tapi papa satu-satunya orang rumah yang melakukan ini dan bukan sebaliknya. Bahkan sampai sekarang papa masih melakukannya, dan masih menjadi satu-satunya.
Maka seberapa banyak pun pandangan merendahkan yg diarahkan ke beliau atau candaan kasar yang melecehkan, tidak akan bisa menggeser tempat spesial dihatiku untuk papa. Yang orang-orang lihat papa hanyalah tamatan SD dan petani yang kadang pilihan-pilihannya tidak masuk akal bagi mereka, tapi bagiku papa adalah sosok pekerja keras sekaligus lembut. Aku bangga dengan papaku.
Paa, Rati berharap, apa-apa yang aku perjuangkan sejak dulu hingga sekarang yang berdampak kebaikan, semoga kebaikannya mengalir buat papa di dunia dan akhirat. Sehat selalu yaa paa, semoga Allah menjaga papa di dunia dan memberikan satu tempat di surga-Nya.

Komentar
Posting Komentar