Senin, 05 Juni 2017

Komunikasi Produktif | DAY 5

Diposting oleh Rati Rahmawati di 21.49
Menampilkan Day 5 - Bismillaah..
H...

Bismillaah..
Hari ke 5 #Tantangan10Hari Game Level 1 di Kelas Bunda sayang kali ini saya masih menggunakan metode Keep Information Short and Simple (KISS). Meskipun sudah sering sy gunakan dalam komunikasi sehari² pada Ghaza, namun masih ada beberapa tanda larangan yang kadang tidak dituruti Ghaza. Maka sy berniat untuk memahamkan Ghaza bahwa kata "NO" berarti memang tidak boleh dilakukan. Untuk beberapa hal Ghaza akan menurutinya, beda lg jika untuk hal lain yg disenanginya, kata "No" hanya akan bermakna "pause" bagi Ghaza haha

Hari ini saya berfokus pada salah satu hal yang disukai Ghaza dimana kalimat “NO” paling sering dilanggar. Yaitu melarang Ghaza berdiri di salah satu tempat favoritnya, meja TV. Meja TV menjadi salah satu tempat favorit Ghaa berdiri sendiri karena mejanya bersebelahan dengan tempat tidur, paling mudah digapai Ghaza, paling membantu Ghaza untuk berdiri sendiri. Awalnya sih tidak masalah kalau Ghaza mau bermain sambil berdiri di situ, tapi belakangan ini Ghaza mulai suka menarik-narik kabel dari bawah TV, mendorong-dorong TV sampai bergoyang-goyang, menarik kaki TV. Dan larangan paling utama yaitu tidak boleh berdiri jika TV sedang menyala. Namun justru hal itu yang paling disukai Ghaza. Saya berpaling sebentar Ghaza sudah berdiri depan TV sambil menunjuk-nunjuk ke layar TV. Waaaah, berbahaya kan ?

Hari ini, seperti biasa Ghaza hanya akan menengok sebentar lalu lanjut lagi ke arah TV meski kata "No No No" sudah saya sampaikan. Sampai ke tempat TV, saya menggendong Ghaza kembali ke tempatnya semula. Begitu selanjutnya berulang kali, hingga saya berpikir harus melakukan sesuatu untuk memberi pehaman ke Ghaza. Akhirnya saya memilih untuk menyalakan TV, dan tentu saja Ghaza langsung menuju TV. Saya katakan,"No No No", Ghaza berbalik sebentar dan lanjut ke arah TV, lalu saya mematikan TV, Ghaza berbalik ke arah saya dan saya tegaskan lagi,"NO No NO". Lalu saya menggendong Ghaza dan mendudukkannya disebelah saya. Kemudian TV sy nyalakan lg, Ghaza bergegas lg ke arah TV dan saya lakukan hal yang sama seperti sebelumnya, yaitu mematikan TV jika Ghaza tidak mematuhi kata "No" dari saya. Hal itupun terjadi berulang kali siang tadi.

Malam ini, saat Ghaza bersama Abahnya dan sy di dapur, sy mendengar Ghaza sedang menonton kartun Huruf Hijaiya bersama Abahnya. Lalu saat saya masuk kamar dan melihat Ghaza mau menuju ke arah TV, segera saya katakan "No No No" lalu Ghaza berhenti dan bersuara protes antara menggerutu dan hendak menangis, kemudian dengan tenang kembali ke tempat duduknya semula. Saya dan abahnya hanya tertawa melihat Ghaza protes.

Alhamdulillah..
Meskipun saya tidak menyangka bisa berhasil dalam sehari, namun poin KISS pada salah satu aktivitas favorit sekaligus berbahaya bagi Ghaza kali ini berhasil. Tapi masih akan terus sy observasi dan latih lagi agar tidak hanya berhasil malam ini saja ^^
Seperti kata pepatah,"ala bisa karena biasa". Maka Insya Allah yang awalnya tidak bisa akan menjadi bisa jika terus dilatih dan dibiasakan. Bukankah kebaikan kecil yang terus menerus kita lakukan lebih Allah cintai ? Semoga kita bisa terus membiasakan hal-hal baik yaa bunda-bunda sholihah..


Palu, 5 Juni 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi



#Level #Day5 #Tantangan10Hari #KomunikasiProduktif #KuliahBunSayIIP #KISS #UmmaPembelajar #MerinduSurga


0 komentar:

Posting Komentar

Komunikasi Produktif | DAY 5

Menampilkan Day 5 - Bismillaah..
H...

Bismillaah..
Hari ke 5 #Tantangan10Hari Game Level 1 di Kelas Bunda sayang kali ini saya masih menggunakan metode Keep Information Short and Simple (KISS). Meskipun sudah sering sy gunakan dalam komunikasi sehari² pada Ghaza, namun masih ada beberapa tanda larangan yang kadang tidak dituruti Ghaza. Maka sy berniat untuk memahamkan Ghaza bahwa kata "NO" berarti memang tidak boleh dilakukan. Untuk beberapa hal Ghaza akan menurutinya, beda lg jika untuk hal lain yg disenanginya, kata "No" hanya akan bermakna "pause" bagi Ghaza haha

Hari ini saya berfokus pada salah satu hal yang disukai Ghaza dimana kalimat “NO” paling sering dilanggar. Yaitu melarang Ghaza berdiri di salah satu tempat favoritnya, meja TV. Meja TV menjadi salah satu tempat favorit Ghaa berdiri sendiri karena mejanya bersebelahan dengan tempat tidur, paling mudah digapai Ghaza, paling membantu Ghaza untuk berdiri sendiri. Awalnya sih tidak masalah kalau Ghaza mau bermain sambil berdiri di situ, tapi belakangan ini Ghaza mulai suka menarik-narik kabel dari bawah TV, mendorong-dorong TV sampai bergoyang-goyang, menarik kaki TV. Dan larangan paling utama yaitu tidak boleh berdiri jika TV sedang menyala. Namun justru hal itu yang paling disukai Ghaza. Saya berpaling sebentar Ghaza sudah berdiri depan TV sambil menunjuk-nunjuk ke layar TV. Waaaah, berbahaya kan ?

Hari ini, seperti biasa Ghaza hanya akan menengok sebentar lalu lanjut lagi ke arah TV meski kata "No No No" sudah saya sampaikan. Sampai ke tempat TV, saya menggendong Ghaza kembali ke tempatnya semula. Begitu selanjutnya berulang kali, hingga saya berpikir harus melakukan sesuatu untuk memberi pehaman ke Ghaza. Akhirnya saya memilih untuk menyalakan TV, dan tentu saja Ghaza langsung menuju TV. Saya katakan,"No No No", Ghaza berbalik sebentar dan lanjut ke arah TV, lalu saya mematikan TV, Ghaza berbalik ke arah saya dan saya tegaskan lagi,"NO No NO". Lalu saya menggendong Ghaza dan mendudukkannya disebelah saya. Kemudian TV sy nyalakan lg, Ghaza bergegas lg ke arah TV dan saya lakukan hal yang sama seperti sebelumnya, yaitu mematikan TV jika Ghaza tidak mematuhi kata "No" dari saya. Hal itupun terjadi berulang kali siang tadi.

Malam ini, saat Ghaza bersama Abahnya dan sy di dapur, sy mendengar Ghaza sedang menonton kartun Huruf Hijaiya bersama Abahnya. Lalu saat saya masuk kamar dan melihat Ghaza mau menuju ke arah TV, segera saya katakan "No No No" lalu Ghaza berhenti dan bersuara protes antara menggerutu dan hendak menangis, kemudian dengan tenang kembali ke tempat duduknya semula. Saya dan abahnya hanya tertawa melihat Ghaza protes.

Alhamdulillah..
Meskipun saya tidak menyangka bisa berhasil dalam sehari, namun poin KISS pada salah satu aktivitas favorit sekaligus berbahaya bagi Ghaza kali ini berhasil. Tapi masih akan terus sy observasi dan latih lagi agar tidak hanya berhasil malam ini saja ^^
Seperti kata pepatah,"ala bisa karena biasa". Maka Insya Allah yang awalnya tidak bisa akan menjadi bisa jika terus dilatih dan dibiasakan. Bukankah kebaikan kecil yang terus menerus kita lakukan lebih Allah cintai ? Semoga kita bisa terus membiasakan hal-hal baik yaa bunda-bunda sholihah..


Palu, 5 Juni 2017
Rati Rahmawati | Ummu Ghaza
Kelas Bunda Sayang 2 Sulawesi



#Level #Day5 #Tantangan10Hari #KomunikasiProduktif #KuliahBunSayIIP #KISS #UmmaPembelajar #MerinduSurga


0 komentar:

Posting Komentar

 

Sang Rabitha Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei