Senin, 21 Oktober 2013

Saat Ujian itu disebut “SAKIT”

Diposting oleh Rati Rahmawati di 16.27


Suatu ketika seorang sahabat bertanya,"Apa kau kaget?" Segera saja jawabku,"Tidak".
Setelahnya baru kemudian saya berpikir, kenapa saya tidak terkejut sedikitpun ?
Aaah, mungkin karena saya pernah mendengar yang lebih buruk dari ini.

Klo diingat lagi kadang lucu juga. Menangis terisak-isak seolah besok adalah akhir dari duniaku. Lucunya lagi, saat bertanya kepada Allah ,"kenapa harus saya?" Saat itu pula dosa-dosaku terbayang berkelebat membuatku tidak berani untuk mengeluh lebih jauh.
Saya memang bukan pezina, peminum khamar, dan pelaku dosa2 besar lainnya. Tapi tetap saja saya manusia biasa yang tak luput dari dosa. Dan saya sadar, dosa yang sedikit-sedikit itu bisa saja jadi semakin banyak dan membentuk penyakit yang sama sekali tidak saya inginkan.

Yang harus saya lakukan adalah bersyukur. Bersyukur jika dosa yang saya lakukan selama ini Allah balasnya di dunia, saya masih bisa bernafas dan mempertanggungjawabkan akibat dari dosa-dosaku selama ini. Berharap kelak ketika sampai akhirku, dosa-dosaku sudah terbayar dalam sakit dan derita semasa hidup. Itu yang saya pikirkan saat itu :)

Maka tentu saja sekarang saya jauh lebih tenang :) Gimana yaaa, sudah lebih dulu baca dan menanamkan surah Al-Baqarah : 286 sih hehe, Bahwa “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” :) Allah Maha Baik yah ({})
Saya pasti bisa! "Allahu Ma'i (Allah Bersamaku), Allahu Naadhiri (Allah Melihatku), Allahu Syahidi (Allah menyaksikanku)", itulah kalimat penyemangat dari buku Kang Abik, yang selalu saya tambahkan,"Maka Allah pasti menjagaku!"

Yang harus saya lakukan sekarang hanya harus lebih menjaga diri lagi. Yah, jadi jauh lebih sadar bahwa diri, tubuh, dan segala yang saya miliki adalah titipan Allah :) Seperti kata ketua R2J, "Jangan mendzolimi tubuh titipan Allah." *Makasih Pak Ketua*
Hidup harus lebih sehat :) Klo kata dokter di Nez Academy sih, klo mw hidup sehat itu cukup lakukan tiga hal : Makan yang sehat, Olaharga, dan berpikir sehat.
Insya Allah, akan lebih menjaga makanan dari sekarang, olahraga, dan berpikir sehat. Saya kan jagonya optimis, hahahaha :D
*Semoga optimisnya diiringi usaha lebih ya tii!!! XIXIXI :D

Baiklah!
Semangat untuk menjaga diri sendiri, agar bisa menebar manfaat bagi orang banyak :)
Hidup mati mah Allah sudah tentukan, maka sakit apapun yang menghalangi jangan pernah membuatmu diam menyerah :)
Masih banyak hal yang bisa kau lakukan, masih banyak yang butuh uluran tanganmu, masih banyak ladang dakwah yang harus digarap setulus hati :)

“Bahkan jika harus berteman dengan sakit untuk menjalani hidup yang baik, kenapa tidak ? Saya akan jadi sahabat baginya yang juga tetap berusaha lepas darinya untuk menjadi sahabat bagi orang banyak.”

Fighting!!!

0 komentar:

Posting Komentar

Saat Ujian itu disebut “SAKIT”



Suatu ketika seorang sahabat bertanya,"Apa kau kaget?" Segera saja jawabku,"Tidak".
Setelahnya baru kemudian saya berpikir, kenapa saya tidak terkejut sedikitpun ?
Aaah, mungkin karena saya pernah mendengar yang lebih buruk dari ini.

Klo diingat lagi kadang lucu juga. Menangis terisak-isak seolah besok adalah akhir dari duniaku. Lucunya lagi, saat bertanya kepada Allah ,"kenapa harus saya?" Saat itu pula dosa-dosaku terbayang berkelebat membuatku tidak berani untuk mengeluh lebih jauh.
Saya memang bukan pezina, peminum khamar, dan pelaku dosa2 besar lainnya. Tapi tetap saja saya manusia biasa yang tak luput dari dosa. Dan saya sadar, dosa yang sedikit-sedikit itu bisa saja jadi semakin banyak dan membentuk penyakit yang sama sekali tidak saya inginkan.

Yang harus saya lakukan adalah bersyukur. Bersyukur jika dosa yang saya lakukan selama ini Allah balasnya di dunia, saya masih bisa bernafas dan mempertanggungjawabkan akibat dari dosa-dosaku selama ini. Berharap kelak ketika sampai akhirku, dosa-dosaku sudah terbayar dalam sakit dan derita semasa hidup. Itu yang saya pikirkan saat itu :)

Maka tentu saja sekarang saya jauh lebih tenang :) Gimana yaaa, sudah lebih dulu baca dan menanamkan surah Al-Baqarah : 286 sih hehe, Bahwa “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” :) Allah Maha Baik yah ({})
Saya pasti bisa! "Allahu Ma'i (Allah Bersamaku), Allahu Naadhiri (Allah Melihatku), Allahu Syahidi (Allah menyaksikanku)", itulah kalimat penyemangat dari buku Kang Abik, yang selalu saya tambahkan,"Maka Allah pasti menjagaku!"

Yang harus saya lakukan sekarang hanya harus lebih menjaga diri lagi. Yah, jadi jauh lebih sadar bahwa diri, tubuh, dan segala yang saya miliki adalah titipan Allah :) Seperti kata ketua R2J, "Jangan mendzolimi tubuh titipan Allah." *Makasih Pak Ketua*
Hidup harus lebih sehat :) Klo kata dokter di Nez Academy sih, klo mw hidup sehat itu cukup lakukan tiga hal : Makan yang sehat, Olaharga, dan berpikir sehat.
Insya Allah, akan lebih menjaga makanan dari sekarang, olahraga, dan berpikir sehat. Saya kan jagonya optimis, hahahaha :D
*Semoga optimisnya diiringi usaha lebih ya tii!!! XIXIXI :D

Baiklah!
Semangat untuk menjaga diri sendiri, agar bisa menebar manfaat bagi orang banyak :)
Hidup mati mah Allah sudah tentukan, maka sakit apapun yang menghalangi jangan pernah membuatmu diam menyerah :)
Masih banyak hal yang bisa kau lakukan, masih banyak yang butuh uluran tanganmu, masih banyak ladang dakwah yang harus digarap setulus hati :)

“Bahkan jika harus berteman dengan sakit untuk menjalani hidup yang baik, kenapa tidak ? Saya akan jadi sahabat baginya yang juga tetap berusaha lepas darinya untuk menjadi sahabat bagi orang banyak.”

Fighting!!!

0 komentar:

Posting Komentar

 

Sang Rabitha Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei